Cara
Bangkit dari Kebangkrutan
Mudah dan Simple
Tahukah Anda?
Seekor kupu –
kupu yang eksotis dan indah sebelumnya adalah kepompong yang menggelikan dan menjijikan
bagi sebagian orang.
Manusia
diciptakan oleh Allah SWT paling sempurna dibanding dengan makhluk Allah SWT
yang lainnya. Tetapi sebagai manusia biasa tentunya kita banyak salah dan dosa.
Dan sebagai manusia yang normal sudah pasti kita menginginkan kesuksesan dan
keberhasilan baik dalam kehidupan, karir, dan cinta. Jangan lupa yang satu ini
yaitu kesuksesan dunia dan akhirat.
Namun dalam
kenyataannya yang kita alami tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Ingin
berhasil yang ada malah kita gagal. Ingin sukses yang ada malah kita terpuruk
dan bangkrut. Ssssst tungggu dulu saudaraku! Dalam kamus orang sukses tidak ada
kata gagal, yang ada adalah kesuksesan yang tertunda. Dalam kamus orang sukses
tidak ada kata terpuruk, yang ada adalah kesuksesan yang sudah menantinya.
Jangan anda kira orang yang sukses dan bergelimang harta sekarang ini dulunya tidak pernah gagal. Justru sebaliknya mereka orang yang sukses sudah melewati banyak kegagalan dan sudah menghabiskan jatah gagalnya. Sekarang mereka tinggal menikmati kesuksesan yang sudah mereka perjuangkan.
Jangan anda kira orang yang sukses dan bergelimang harta sekarang ini dulunya tidak pernah gagal. Justru sebaliknya mereka orang yang sukses sudah melewati banyak kegagalan dan sudah menghabiskan jatah gagalnya. Sekarang mereka tinggal menikmati kesuksesan yang sudah mereka perjuangkan.
Sabar itu pahit
rasanya tapi hasilnya lebih manis dari madu. Sabar, ikhlas, positif thinking,
jangan berhenti, optimislah dan berdoalah karena itu adalah energi yang luar
biasa untuk bangkit dari kebangkrutan.
Kita semua
tahu bahwa seekor kupu –kupu yang eksotis dan indah sebelumnya adalah kepompong
yang menggelikan dan menjijikan bagi sebagian orang. Kemudian tahukah Anda?
Saya yakin Anda sudah tahu. Untuk membuat sebuah pedang , sebuah besi harus
dibakar dulu dan ditempa berkali – kali kemudian diasah dengan gerinda untuk
menjadi tajam dan bisa digunakan. Itulah cara Allah SWT menguji dan
menggembleng hambaNya dengan ujian dan cobaan yang berat. Pilihan kita ada dua
yaitu berhenti menghadapi ujian dan cobaan tersebut kemudian kita selamanya
menjadi “besi dan berkarat” atau menyelesaikan ujian dan cobaan tersebut
kemudian kita menjadi “ pedang yang bermanfaat”.
Orang hebat bukan orang yang tidak pernah jatuh atau
gagal. Orang hebat adalah orang yang bisa bangkit setelah jatuh tersungkur (
Saya sebagai penulis juga ingin menjadi orang hebat, tentunya hebat di hadapan
Allah SWT dan hebat di hadapan manusia ). Berikut akan saya uraikan cara bangkit
dari kebangkrutan:
1.
Sabar
dan Ikhlas
Menurut peribahasa “ sabar itu pahit
rasanya, tapi hasilnya lebih manis dari madu “. Sabar dan ikhlas adalah barometer
kelulusan seorang hamba dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah SWT. Orang
yang sabar dan ikhlas akan cepat move on untuk menggapai kesuksesan dan
kemenangan.
2.
Positif
Thinking
Jika usaha kita dalam mencapai impian kita
sudah sesuai dengan jalur dan prosedur tetapi kesuksesan belum datang juga.
Janganlah berpikiran negatif terhadap Allah SWT dan jangan berprasangka buruk
terhadap orang lain. Introspeksi diri dan positif thinking, yap betul sekali! Itulah
yang perlu kita lakukan.
3.
Jangan
Berhenti
Kata orang hebat “ kegagalan itu tidak
ada, yang ada hanyalah orang berhenti sebelum mencapai keinginannya”.
Lakukanlah apa yang ingin Anda lakukan asalkan tidak melanggar norma agama dan
norma hukum yang ada. Jangan berhenti dan teruskan perjuangan Anda dalam menggapai
impian.
4.
Optimislah
dan Berdoalah
Menurut orang sukses “ kita akan
mendapatkan apa yang sering kita pikirkan” jika kita sering berpikir gagal,
biasanya kita akan gagal. Demikian juga sebaliknya, jika sering berpikir
berhasil dan sukses biasanya kita akan berhasil dan sukses ( Aku ingin selalu
berpikir sukses supaya saya bisa sukses
). Oleh karena itu optimislah selalu karena optimis itu energi yang luar biasa
untuk menggapai impian.
Sukses
adalah pilihan hidup. Masa depan kita tergantung apa yang kita lakukan hari
ini. Tetapi jangan lupa semua yang kita alami adalah atas kehendak Allah SWT.
Oleh karena itu sangat penting dan paling utama untuk selalu beribadah dan
memohon supaya kita bisa bangkit dari keterpurukan dan kebangkrutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar