Selasa, 24 Mei 2016

6 CARA INVESTASI UNTUK HARI TUA


Merancang hari tua supaya memiliki kebebasan finansial adalah hal yang sangat penting. Banyak orang yang ingin memiliki kebebasan waktu dan finansial di masa pensiunnya. Masalahnya adalah banyak orang yang tidak mempersiapkannya dengan matang.


Memang tidak mudah mempersiapkan investasi untuk hari tua, ada banyak kendala yang menyebabkan seseorang kesulitan dalam mempersiapkan keuangan untuk masa depan.
Padahal mempersiapkan investasi untuk hari tua sangatlah penting. Sebab tak semua orang bisa merasakan kebebasan finansial di masa tuanya.

Penyebab utama mengapa banyak orang belum bisa mempersiapkan keuangan yang baik untuk hari tuanya adalah kurang teliti dan kurang memahami konsep mengelola keuangan. Tidak mengherankan  bahwa ketika menginjak usia pensiun, mereka menghadapi masalah keuangan yang rumit.

Berikut akan kami jabarkan rahasia untuk mempersiapkan investasi hari tua, agar masa pensiun kita terasa nikmat dan nyaman karena sudah memiliki kebebasan finansial,  yang perlu dilakukan adalah;

1. Tingkatkan Penghasilan

“Besar pasak daripada tiang” jangan sampai terjadi pada keuangan Anda. Karena akan sulit untuk mengaturnya jika pengeluaran bulanan memang tidak bisa dikurangi. Berarti yang harus dilakukan adalah meningkatkan penghasilan.

Untuk meningkatkan penghasilan bisa dengan memanfaatkan waktu luang untuk mencari usaha sampingan di luar usaha utama, bisa juga dengan berinvestasi kepada keluarga atau teman yang usahanya sudah berjalan.

Jika penghasilan sudah lebih besar dari pengeluaran, maka tinggal metode pengaturan keuangan yang dibenahi, mengontrol keuangan dengan bijak, dan disiplin dalam membelanjakan keuangan.

2. Memahami Kebutuhan Keluarga

Suami atau istri yang mengatur keuangan keluarga sebaiknya memahami dan mengetahui kebutuhan keluarga. Misalnya anggaran untuk kebutuhan sehari – hari, anggaran untuk menabung, anggaran untuk membayar hutang atau cicilan dan biaya tak terduga.

Dengan memahami kebutuhan keluarga, maka Anda akan mampu mengontrol pengeluaran dengan baik, sehingga bisa menyisihkan anggaran untuk investasi hari tua.

3. Mengontrol Emosi

Seringkali kita tergoda dengan produk atau barang yang dijual obral, atau ingin mempunyai barang yang lagi ngetrend. Padahal barang tersebut tidak penting untuk kita beli. Oleh karena itu penting sekali untuk mengontrol emosi dalam belanja.

Kedisiplinan dalam mengatur keuangan memang sangat dibutuhkan, walaupun kedisiplinan mengatur keuangan diidentikan dengan pelit. Dengan kedisiplinan dalam hal pengaturan keuangan maka bisa mencegah pengeluaran yang tidak penting.

4. Rajin Mencatat Keuangan

Dalam pengaturan keuangan rumah tangga idealnya adalah utamakan pengeluaran untuk kebutuhan pokok / primer terlebih dahulu. Kemudian baru kebutuhan – kebutuhan lain yang bersifat sekunder. Semua pengeluaran tersebut sebaiknya dicatat secara detail.

Pencatatan keuangan keluarga sebaiknya dilakukan secara rutin dan disiplin. Mencatat keuangan tidak harus seribet seperti mencatat keuangan usaha, tapi cukup dicatat jumlah pendapatan sebulan. Kemudian pengeluaran tiap bulan untuk apa saja dan berapa jumlahnya.

5. Kerjasama dengan Pasangan

Walaupun salah satu pasangan yang bertugas mencari nafkah dan yang satunya bertugas sebagai pengatur keuangan keluarga. Keduanya harus tetap bekerjasama dan berkoordinasi dalam pengawasan pengeluaran. Jadi ketika terjadi kesalahan pencatatan keuangan, maka salah satu pasangan bisa memberitahukan bahwa telah terjadi pemborosan keuangan keluarga dan segera melakukan diskusi untuk menyelesaikannya.

Pasangan kita diibaratkan dengan tim audit keuangan yang akan selalu mengontrol dan mengawasi setiap pemasukan dan pengeluaran keuangan keluarga, Sehingga kesalahan dapat ditekan seminimal mungkin.

6. Ikut Asuransi

Manusia tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi hari esok. Dan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada dirinya, keluarganya dan usahanya di masa mendatang. Yang perlu dipersiapkan untuk hal yang tidak terduga adalah dengan menyiapkan dana darurat.

Dana darurat harus ada dalam biaya pengelolaan keuangan keluarga atau menjadi prioritas dalam pengeluaran. Jika dana darurat yang disisihkan tidak terpakai selama beberapa bulan, sebaiknya diakumulasikan dengan bulan berikutnya. Dana darurat yang ada sebaiknya dalam bentuk tabungan atau yang mudah untuk diuangkan. Sehingga apabila sewaktu – waktu dibutuhkan maka dengan mudah bisa digunakan.

Asuransi juga bisa menjadi solusi untuk sesuatu yang tidak terduga, asuransi juga bermanfaat  sebagai proteksi kesehatan dan jiwa kita. Asuransi juga salah satu cara kita untuk berinvestasi untuk hari tua. Kita bisa menggunakan tabungan asuransi kita di masa pensiun nanti.


Hari tua akan terasa nikmat dan nyaman jika kita sudah menyiapkan investasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar