Kehamilan adalah suatu
momen
Agar kondisi ibu hamil dan
janin tetap sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama masa
kehamilan. Diantaranya adalah konsumsi vitamin, protein dan mineral lebih banyak dari biasanya, perbanyak
konsumsi serat untuk menghindari konstipasi, terapkan pola makan dengan prinsip
4 sehat 5 sempurna. Jangan lupa juga ibu yang sedang hamil disarankan untuk
makan dan minum lebih banyak dan lebih bergizi daripada saat tidak hamil.
Seiring pertumbuhan dan
perkembangan janin, maka kebutuhan nutrisi ibu hamil akan bertambah, terutama
setelah memasuki trimester kedua. Sebab pada masa trimester kedua ini
perkembangan janin sangat pesat. Terutama pertumbuhan otak dan susunan syaraf
yang membutuhkan asupan makanan yang bergizi.
Bagi ibu hamil yang harus
diperhatikan adalah asupan vitamin dan mineral karena penting bagi kesehatan ibu
hamil dan janinnya. Nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan antara lain;
1. Protein
Sebagai sumber zat pembangun
dan sangat besar peranannya dalam memproduksi sel – sel darah. Dapat diperoleh
dari daging, ikan, telur dan kacang – kacangan.
2. Karbohidrat
dan Lemak
Dibutuhkan sebagai sumber
zat tenaga untuk menghasilkan kalori dan sumber energi tubuh sehari – hari,
dapat diperoleh dari nasi, ubi, singkong dan sereal.
3. Mineral
Dibutuhkan sebagai zat
pengatur tubuh, dapat diperoleh dari buah – buahan dan sayur – sayuran.
4. Vitamin B
Kompleks
Berguna untuk otot, jantung
dan menjaga sistem saraf agar berfungsi secara normal. Terdapat pada biji –
bijian, kacang panjang, sayur – sayuran hijau, telur dan susu.
5. Vitamin D
Sangat berguna untuk
pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi, dapat kita peroleh dari minyak hati ikan,
kuning telur dan susu.
6. Vitamin E
Sangat berguna untuk
pembentukan sel darah merah yang sehat, dapat kita peroleh dari gandum, kacang
– kacangan, bayam, kangkung dan sayuran hijau lainnya.
7. Zat Besi
Sangat berguna bagi ibu
hamil agar terhindar dari anemia,banyak terdapa pada bayam , kangkung, daun
singkong, daun papaya, daging sapi, daging ayam, dan hati.
8. Asam Folat
Bermanfaat untuk
perkembangan sistem saraf dan sel darah, banyak terdapat pada bayam, kembang kol, jeruk, pisang, wortel, tomat.
Kebutuhan asam folat selama hamil adalah 800 mg per hari, terutama 12 minggu
awal kehamilan. Kekurangan asam folat dapat mengganggu pertumbuhan otak. Oleh
karena itu bagi ibu hamil jangan sampai kekurangan asam folat.
9. Kalsium
Berguna bagi pertumbuhan
tulang dan gigi janin serta melindungi ibu janin dari osteoporosis. Sumber
kalsium terdapat pada sayuran hijau, kacang – kacangan, saat ini banyak produk
susu kalsium kemasan yang memudahkan seorang ibu hamil untuk mengkonsumsinya.
Apabila kondisi ibu hamil
dalam keadaan normal atau tidak terganggu, maka jumlah makanan yang dikonsumsi
adalah nasi, sayur – mayur, lauk pauk, buah dan susu ( 4 sehat 5 sempurna ).
Namun apabila terjadi gangguan pada masa kehamilan maka dapat diatur sebagai
berikut;
# Pada
Trisemester Pertama
Pada usia kehamilan 1 sampai
3 bulan biasanya terjadi penurunan berat badan. Hal ini disebabkan adanya
gangguan pusing, mual bahkan sampai muntah ( ngidam ). Dalam kondisi ini ibu
hamil dianjurkan untuk ngemil dan perbanyak makanan kering atau tidak berkuah.
# Pada
Trisemester Kedua
Jika nafsu makan ibu hamil
sudah normal, pola makan 3 kali sehari ditambah satu kali makan selingan.
Jangan lupa perbanyak mengkonsumsi telur, ikan, daging dan hati untuk
menghindari anemia.
# Pada
Trisemester Ketiga
Makanan harus disesuaikan
dengan berat badan ibu hamil. Apabila ibu hamil mempunyai berat badan
berlebihan, maka makanan pokok dan tepung – tepungan dikurangi. Perbanyak sayur
– sayuran dan buah – buahan untuk menghindari sembelit.
Hindari pantangan terhadap
makanan karena akan merugikan kesehatan ibu hamil dan janinnya, hindari merokok
dan minum – minuman keras serta jangan lupa memeriksakan diri ke bidan,
Puskesmas atau ke dokter spesialis kandungan secara teratur agar ibu dan
janinnya selalu sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar