Rabu, 25 Mei 2016

NUTRISI PENTING UNTUK IBU HAMIL


Kehamilan adalah suatu momentum yang sangat membahagiakan dan ditunggu – tunggu oleh pasangan yang sudah menikah. Apalagi kehamilan anak pertama sudah tentu membuat suatu pasangan begitu semangat dan antusias.


Agar kondisi ibu hamil dan janin tetap sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama masa kehamilan. Diantaranya adalah konsumsi vitamin, protein dan mineral  lebih banyak dari biasanya, perbanyak konsumsi serat untuk menghindari konstipasi, terapkan pola makan dengan prinsip 4 sehat 5 sempurna. Jangan lupa juga ibu yang sedang hamil disarankan untuk makan dan minum lebih banyak dan lebih bergizi daripada saat tidak hamil.

Seiring pertumbuhan dan perkembangan janin, maka kebutuhan nutrisi ibu hamil akan bertambah, terutama setelah memasuki trimester kedua. Sebab pada masa trimester kedua ini perkembangan janin sangat pesat. Terutama pertumbuhan otak dan susunan syaraf yang membutuhkan asupan makanan yang bergizi.

Bagi ibu hamil yang harus diperhatikan adalah asupan vitamin dan mineral karena penting bagi kesehatan ibu hamil dan janinnya. Nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan antara lain;

1. Protein

Sebagai sumber zat pembangun dan sangat besar peranannya dalam memproduksi sel – sel darah. Dapat diperoleh dari daging, ikan, telur dan kacang – kacangan.

2. Karbohidrat dan Lemak

Dibutuhkan sebagai sumber zat tenaga untuk menghasilkan kalori dan sumber energi tubuh sehari – hari, dapat diperoleh dari nasi, ubi, singkong dan sereal.

3. Mineral

Dibutuhkan sebagai zat pengatur tubuh, dapat diperoleh dari buah – buahan dan sayur – sayuran.

4. Vitamin B Kompleks

Berguna untuk otot, jantung dan menjaga sistem saraf agar berfungsi secara normal. Terdapat pada biji – bijian, kacang panjang, sayur – sayuran hijau, telur dan susu.

5. Vitamin D

Sangat berguna untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi, dapat kita peroleh dari minyak hati ikan, kuning telur dan susu.

6. Vitamin E

Sangat berguna untuk pembentukan sel darah merah yang sehat, dapat kita peroleh dari gandum, kacang – kacangan, bayam, kangkung dan sayuran hijau lainnya.

7. Zat Besi

Sangat berguna bagi ibu hamil agar terhindar dari anemia,banyak terdapa pada bayam , kangkung, daun singkong, daun papaya, daging sapi, daging ayam, dan hati.

8. Asam Folat

Bermanfaat untuk perkembangan sistem saraf dan sel darah, banyak terdapat pada bayam,  kembang kol, jeruk, pisang, wortel, tomat. Kebutuhan asam folat selama hamil adalah 800 mg per hari, terutama 12 minggu awal kehamilan. Kekurangan asam folat dapat mengganggu pertumbuhan otak. Oleh karena itu bagi ibu hamil jangan sampai kekurangan asam folat.

9. Kalsium

Berguna bagi pertumbuhan tulang dan gigi janin serta melindungi ibu janin dari osteoporosis. Sumber kalsium terdapat pada sayuran hijau, kacang – kacangan, saat ini banyak produk susu kalsium kemasan yang memudahkan seorang ibu hamil untuk mengkonsumsinya.

Apabila kondisi ibu hamil dalam keadaan normal atau tidak terganggu, maka jumlah makanan yang dikonsumsi adalah nasi, sayur – mayur, lauk pauk, buah dan susu ( 4 sehat 5 sempurna ). Namun apabila terjadi gangguan pada masa kehamilan maka dapat diatur sebagai berikut;

# Pada Trisemester  Pertama

Pada usia kehamilan 1 sampai 3 bulan biasanya terjadi penurunan berat badan. Hal ini disebabkan adanya gangguan pusing, mual bahkan sampai muntah ( ngidam ). Dalam kondisi ini ibu hamil dianjurkan untuk ngemil dan perbanyak makanan kering atau tidak berkuah.

# Pada Trisemester Kedua

Jika nafsu makan ibu hamil sudah normal, pola makan 3 kali sehari ditambah satu kali makan selingan. Jangan lupa perbanyak mengkonsumsi telur, ikan, daging dan hati untuk menghindari anemia.

# Pada Trisemester Ketiga

Makanan harus disesuaikan dengan berat badan ibu hamil. Apabila ibu hamil mempunyai berat badan berlebihan, maka makanan pokok dan tepung – tepungan dikurangi. Perbanyak sayur – sayuran dan buah – buahan untuk menghindari sembelit.

Hindari pantangan terhadap makanan karena akan merugikan kesehatan ibu hamil dan janinnya, hindari merokok dan minum – minuman keras serta jangan lupa memeriksakan diri ke bidan, Puskesmas atau ke dokter spesialis kandungan secara teratur agar ibu dan janinnya selalu sehat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar